Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Oprit Jembatan Nagajuang Turun, PT.SMM Bantah Akibat Mobilisasi Alat Berat Perusahaan


					Oprit Jembatan Nagajuang Turun, PT.SMM Bantah Akibat Mobilisasi Alat Berat Perusahaan Perbesar

Madinapos-Nagajuang : Oprit Jembatan Naga Juang Turun beberapa centi meter, Warga Tuding Akibat Pengangkutan Alat Berat yang melewati jembatan yang diketahui milik perusahaan tambang emas PT.SMM yang beroperasi di wilayah itu.

Firtramansyah Ritonga tokoh masyarakat Naga Juang pada Madinapos 29/09 mengaku, Mobilisasi Alat Berat Milik Perusahaan PT.SMM enam bulan terahir ini extra sibuk lalu lalang melewati jembatan haji Ahmat hakim Ritonga atau jembatan Nagajuang.

Dikatakan Fitramansyah, rata rata 18 Hingga 41 ton alat berat yang melewati jembatan, selain alat berat puluhan dump truk mengangkat galian c juga ikut terpantau aktivitasnya melewati jembatan.

” kami kwatir jika berlarut larut pembiaran aktivitas alat berat melewati jembatan ini kondisinya semakin parah “ini akses andalan kami pak, satu satunya akses menuju jalan lintas Sumatera”. Papar Fitramansyah.

Fitra menambahkan naposo nauli bulung akan melayangkan surat keberatan kepada Pemda Mandailing Natal sekaligus meminta pertanggung jawaban tentang kondisi terahir jembatan ini

Ditempat terpisah,Hendra selaku Humasy PT.SMM, yang di konfirmasi mengaku perusahaan sudah mengantongi izin penggunaan jalan dan jembatan dari Bupati Mandailing Natal.

” Kami berharap dipastikan dulu apakah itu turun gara gara aktifitas mobikisasi alat berat atau memang sudah lama kondisi nya begitu karena oprit jembatan itu kan merupakan timbunan jadi bisa saja turun.” Papar Hendra.

Perusahaan kata Hendra baru beraktifitaa dua bulan terakhir terhitung Agustus 2021 , sementara, pihak Kecamatan sendiri dan masyarakat saat kita lakukan surve ke lokasi jembatan mengakui kondisi oprit jembatan yang turun sudah lama terjadi, artinya bukan akibat aktifitas perusahaan yang melewati jembatan.

Perusahaan PT.SMM kata Hendra sebenarnya terus berbuat, sejumlah titik jalan yang di gunakan perusahaan juga diperbaiki dengan melakukan penimbunan jalan yang berlobang lobang bahkan jalan yang dipermohonkan masyarakat untuk diperbaiki juga kita adopsi, karena memang kita sangat bertanggung jawab atas izin penggunaan jalan dari Pemerintah.

Seperti diketahui, Jembatan Nagajuang merupakan jembatan penghubung antara Desa Jambur Padang Matinggi dengan Kecamatan Naga Juang.

Reporter : Adnan/ Red

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Distan Madina Tinjau Tanggul Irigasi Aek Sibontar Jebol Dihantam Banjir

12 Juni 2024 - 17:30

12 Calon Pahlawan Devisa Negara Asal Tapsel Lolos Ke Korea Selatan

11 Juni 2024 - 20:57

Lagi, Saat Latihan Militer Prajurit Yonif 123/RW Temukan Ladang Ganja di Tor Sihite

11 Juni 2024 - 19:52

Pelatihan Life Skill dan Sosialisasi Budidaya Tanaman Holtikuktura di Tambangan Sukses

11 Juni 2024 - 14:51

Jelang MTQ Sumut, Bupati Tapsel Tinjau Kesiapan Pembangunan Gedung Infrastruktur Penunjang

10 Juni 2024 - 20:49

Ikuti Lomba Desa, Bupati Tapsel Motivasi Aparat Desa Sorimanaon

10 Juni 2024 - 20:35

Trending di Berita Daerah