Berita Daerah

Keluarga Pasien Mengeluh, Sulit Mendapat Rujukan Berobat Dari Puskesmas Ujung Batu I Huragi

Madinapos.com – Palas.

Pelayanan publik di Puskesmas Desa Ujung Batu I Kecamatan Huta Raja Tinggi (Huragi) Kabupatan Padang Lawas (Palas) dikeluhkan warga keluarga pasien RSUD Sibuhuan kepada media ini. Ceritanya, AS Siregar ketika sedang berupaya mengurus perpanjangan rujukan orang tuanya yang sedang dalam pengawasan dokter ( rawat jalan) di RSUD Sibuhuan yang sudah habis masa rujukan 90 hari pertama.

A. Siregar, salah seorang anak pasien poly bernama TN Siregar tersebut bercerita ketika sampai di Puskesmas tersebut kisaran pukul 12.00 Wib sudah tak ada orang yang sedang tugas lagi,” saya coba bertanya kepada salah seorang perempuan yang duduk di Puskesmas dan menanyakan petugas, namun dijawab pelayanan tutup, seraya meminta nomor telepon Kepala Puskesmas karena menurut saya orang tua saya butuh perobatan segera”, kata Siregar warga berlamat Desa Ujung Batu IV Rt. 16 Huragi ini, Rabu (31/3/ 2021) siang.

“Makanya pak kalau mau datang cepat – cepat, jangan sampai tutup duluan kata staff perempuan tersebut menirukan percakapan yang diterimanya dan terpaksa harus mengelus dada karena memang sedang butuh”, katanya lebih lanjut.

Ia juga menceritakan setelah mendapatkan nonor HP Kepala Puskesmas langsung dihubungi agar dapat meminta surat rujukan, namun dijelaskan  memang jam siang pegawai Puskesmas sudah pada pulang dan disarankan untuk datang lagi besok,” waktu itu Kapus menyarankan besok, namun karena surat rujukan diperlukan maka Kapus mengarahkan ke staf yang memberi nomor hp tersebut untuk mengurusnya”, kata A. Siregar.

Setelah saya sampaikan pesan Kepala Puskesmas, ungkap A. Siregar barulah dilayani,” udah pak saya tanggungjawab, bawa aja orang tuanya ke RSUD Sibuhuan biar ku kirim rujukannya ke sana besok, sebut perempuan tersebut seraya saya menyampaikan terimakasih atas bantuannya”, sambung A.Siregar menceritakan kegundahannya.

Namun, ketika A. Siregar membawa orang tuanya kesokan harinya ke RSUD Sibuhuan sebagaimana yang dijanjikan ternyata rujukan yang katanya akan dikirimkan belum juga sampai,” besoknya saya bawa orang tua saya ke RSUD Sibuhuan untuk mulai berobat, ternyata rujukan yang saya harapkan menurut petugas  pendaftaran sama sekali belum ada dikirimkan, terpaksa saya harus menghubungi kembali pak Kapus yang hingga kini saya ngak tau namanya”, ungkapnya sambil kembali bercerita kepada media ini.

“Akhirnya dikirim juga memang, sekitar jam 11.30 wib, kami masyarakat kecil ini memang membutuhkan, saya memang mengesalkan kondisi pelayanan yang kurang baik dari Puskesmas tersebut, namun tetap berharap ini dapat diperbaiki”, sebut A. Siregar yang mendorong orang tuanya TN. Siregar dengan kursi rodanya di RSUD Sibuhuan.

Tentunya Jurnalis media ini berharap kondisi ini dapat diperbaiki, mungkin bapak TN. Siregar masih termasuk beruntung anaknya punya inisiatif dan gigih seperti itu, bagaimana dengan pasien lainnya bila hanya pasrah, setidaknya diperkirakan ada 2500 KK dari tiga desa yang bergantung dengan surat rujukan berobat dari Puskesmas tersebut. Jika benar adanya kondisi ini, sambil mengkonfirmasi berita ini lebih lanjut, maka media ini juga sangat mengharapkan melalui Dinas Kesehatan agar keaktifan dokter dan tingkat pelayanan Puskesmas lebih ditingkatkan untuk mewujudkan Padang Lawas Bercahaya. (A. Salam Siregar)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts