Peristiwa

Ditengarai Lepasan Gas H2S SMGP/KS ORKA Sebabkan 27 Warga Keracunan dan 5 Meninggal

Madinapos.com – Panyabungan.

Ditengarai lepasan gas beracun sejenis Hydrogen Sulfida (H2S) perusahaan pemasok listrik Sorik Marapi Geotermal Power atau yang lebih dikenal dengan PT. SMGP KS ORKA yang beroperasi di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM) Kabupaten Mandailing Natal pada hari Senin (25/01/21) pada pukul 11 siang menyebabkan 27 warga setempat yang sedang bekerja diladang atau sawah keracunan dan 5 warga lainnya meninggal dunia.

Salah satu sumber informasi media ini menyebutkan kejadian ini berawal ketika dilakukan uji coba sumur baru sekitar pukul 11.00 Wib yang kebetulan berdekatan dengan areal persawahan warga. Ketika kran pipa gas dibuka tersembur bersamanya gas H2S, hal itu yang diperkirakan mengakibatkan warga sekitar jadi korban karena terhirup gas beracun yang dikenal berbau telur busuk tersebut.

Puluhan korban yang mulai berjatuhan rata-rata diareal persawahan ditolong warga lainnya dan dibawa ke RSUD Panyabungan menggunakan mobil ambulans perusahaan dan Puskesmas setempat.

Sementara informasinya yang berhasil dihimpun media ini di Ruang IGD RSUD Panyabungan mengatakan bahwa pada hari ini tidak ada mendengar pengumuman bahwa akan ada kegiatan pelepasan gas,” biasanya diumumkan kepada warga agar tidak kesawah atau menghindari titik yang sedang melakukan uji coba pelepasan gas”, ungkap salah seorang mahasiswa (terlihat dari jaket almamaternya) yang sedang menemani anggota keluarganya terbaring di ruang tersebut.

Sementara itu Humas PT. SMGP bernama Krisna ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh salah seorang awak media mengatakan kejadian hari ini tidak dapat dikategorikan kebocoran gas,” pada saat proses pembukaan sumur ada lepasan gas H2S”, ungkapnya melalui pesan singkat.

Sementara itu pantauan media ini dilapangan terlihat banyak karyawan perusahaan yang keluar menghindar dan warga lainnya yang masih mencoba mencari jika ada korban lainnya. Media ini juga belum bisa mengkonfirmasi pihak berwenang untuk memberi penjelasan yang lebih akurat. Sementara dilokasi pintu masuk ke perusahaan pembangkit listrik tenaga uap ini terlihar dijaga ketat aparat Kepolisian. (Am-Suaib)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts