Wisata & Cerpen

Pisang Unik “Sitabar Begu” Tumbuh Diladang Alimuddin, Anehnya Tanaman Tak Pernah Diganggu Hama

Madinapos.com – Linggabayu.

Sebatang pisang unik dan langka yang disebut pemiliknya Alimuddin Nasution dengan nama Sitabar Begu tumbuh subur di ladangnya sekitar 200 meter melewati titi gantung di Desa Sikumbu Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal. Diceritakannya, sejak tumbuhnya pohon pisang itu maka tanaman ubi diladangnya tidak pernah diganggu binatang hama perusak tanaman, warga disini juga melarang menebangnya karena dianggap unik.

Hal itu dikemukakan pria berperawakan separuh tua ini saat ditemui media diladangnya Sabtu (25/7) siang. Ia juga bercerita bahwa tanaman langka ini hanya tumbuh tunggal dan tidak ditemukan ada bonggolnya atau anak pisang sebagaimana layaknya bonggol pisang pada umumnya.

“Terus terang saya tidak pernah menanam batang pisang ini, namun lainnya seperti ubi dan pisang diladang saya ini memang saya yang tanam, namun tidak boleh percaya kali yah ada keanehan yang dirasakan karena ladang saya ini tak pernah diganggu binatang perusak tanaman”, kata Alimuddin Nasution.

Menurut Alimuddin Nasution beberapa warga kampung memang datang kemari hanya sekedar ingin melihat-lihat karena dianggap langka,” ada yang datang warga kampung ini juga, sambil cerita mereka meminta saya jangan menebangnya agar ada yang mau dilihat-lihat dan juga sekedar penasaran dengan sebatang pohon pisang ini”, ceritanya kepada media ini.

Berdasarkan penglihatan jurnalis media ini, keunikan pisang ini terletak ditandan buahnya yang seperti kelopak bunga besar warna hijau tidak seperti tandan pisang pada umumnya, dan dibawah kelopaknya itu ada buah pisang yang juga berwarna hijau.

Namun berdasarkan penelusuran disitus google, pisang unik dan langka yang dinamakan pemiliknya Sitabar Begu ini juga dikenal didaerah lainnya dengan nama yang berbeda, disebut Pisang Vidak, Sunan Bonang dan Semar dan dituliskan pohon pisang ini banyak tumbuh disekitar Makam Sunang Bonang yang ada di Kota Tuban Jawa Timur. (Sakti/Alqaf)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts