Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Terkait Isi Baliho KB, Kadis PPKB Sampaikan Maaf dan Baliho Sudah Diturunkan


					Terkait Isi Baliho KB, Kadis PPKB Sampaikan Maaf dan Baliho Sudah Diturunkan Perbesar

Madinapos.com – Panyabungan.

Terkait pemasangan baliho dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang berisikan himbauan Keluarga Berencana (KB) yang dianggap mengundang kontroversi dan sempat viral di media sosial dan hal ini mendapat teguran dari Tim Hukum GNPF Sumut. Selanjutnya Bupati Madina telah melayangkan surat teguran I dan memerintahkan baleho diturunkan dan meminta maaf kepada masyarakat.

Kepala Dinas PPKB Madina Adanan Harahap, SH. MM yang ditemui media ini menyatakan bahwa baleho tersebut telah diturunkan,” manakala kalimat di Baleho tersebut menyalah dari segi Agama, Adat Budaya dan Kearifan Lokal, maka kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat dan baleho tersebut sesuai Perintah Bupati Mandailing Natal agar di buka atau diturunkan, kami telah melaksanakannya”, ungkapnya di Panyabungan Kabupaten Madina Prov. Sumatera Utara Jumat (27/12) malam.

Dalam Surat Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution Nomor : 800/4310/BKD/2019 tertanggal 27 Desember 2019 perihal teguran pertama yang ditujukan kepada Kepala Dinas PPKB Madina, pada alinea ketiga secara tegas Bupati memerintahkan agar baleho tersebut diturunkan”, kepada saudara diberikan teguran pertama dan Baliho tersebut diminta untuk saudara buka dan saudara diminta untuk membuat permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat dan mass media”, sebut Bupati dalam surat tersebut.

Sementara itu Tim Hukum GNPF Ulama Sumatera Utara Ade Lesmana, SH dalam postingan fb nya akhirnya menuliskan Alhamdulillah..Sudah diturunkan oleh Pemkab Madina Baliho yang di duga mengandung unsur Penistaan terhadap Rasulullah…GNPF Ulama Sumatera Utara sangat mengapresiasi respon baik dari Pemkab Madina dengan menurunkan Baliho tersebut..Terima kasih dan semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua..Allahu Akbar..

“Yah jika memang baliho itu sudah diturunkan dan Bupati Madina juga sudah melayangkan teguran kepada yang bersangkutan maka seharusnya sudah tidak masalah lagi, apalagi yang bersangkutan juga diminta oleh bupati minta maaf, artinya kami dari Tim Hukum GNPF Ulama Sumatera Utara dapat menerimanya dan meminta ini tidak terulang lagi”, ungkap Ade ketika dihubungi media ini.

Dari pantauan media ini, baliho yang dianggap kontroversi tersebut memang sudah diturunkan dan Kepala Dinas PPKB Madina telah menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka melalui mass media.(Alq)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

272 Calhaj Palas Berangkat Dari Bandara Kualanamu Medan, 1 Gagal Karena Sakit

24 Mei 2024 - 07:16

Pemerintah Kabupaten Turunkan Alat Berat Perbaiki Tanggul Jebol di Tanggabosi, Siabu

23 Mei 2024 - 14:28

Uang Kotak Infak dan Santunan Anak Yatim di Mesjid Al Ihsan Mompang PG Dicuri Maling

23 Mei 2024 - 14:13

Air PDAM Tirta Madina Menuju Komp. Cemara Asri Mampet, Warga : Tagihan Lancar

23 Mei 2024 - 13:58

Polres Madina dan BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN Bagi Personil Peserta BPJS

22 Mei 2024 - 18:09

Desa dan Kelurahan se Kecamatan Panyabungan Gelar Gotong Royong Serentak

22 Mei 2024 - 14:34

Trending di Berita Daerah