Menu

Mode Gelap

Madina Bisnis

Poktan Tunas Harapan Jaya Singkuang Turut Sukseskan Program Pemerintah Dalam  Budi Daya Jagung


					Poktan Tunas Harapan Jaya Singkuang Turut Sukseskan Program Pemerintah Dalam  Budi Daya Jagung Perbesar

Madinapos.com – Muara Batang Gadis.

Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan Jaya dari Desa Singkuang I kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara bersama Muspika Kecamatan Muara Batang Gadis melakukan panen jagung yang sebahagian bibitnya berasal dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam Panen Jagung ini, nampak unsur Muspika Kecamatan Muara Batang Gadis turut berbaur dengan para petani ikut memetik jagung diareal kebun yang berlokasi di daerah Tanggul Desa Singkuang I Kecamatan Muara Batang Gadis dan berlangsung penuh kekerabatan pada (5/9/ 2019).

Basirun, Ketua kelompok Tani Tunas Harapan Jaya menyampaikan kepada awak media ini pada hari Rabu (25/9/2019), bahwa masa penanaman Jagung hingga panen butuh waktu sampai 120 hari dan tentunya selama 4 bulan ini kita secara terus menerus melakukan perawatan dan pengamatan tanaman dan kita juga dibantu dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Muara Batang Gadis.

“Dalam perawatannya kita selalu dibimbing oleh adik adik Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari BPP Muara Batang Gadis, mereka rutin berkunjung ke kebun, hampir dua kali seminggu berkunjung kesini” kata Basirun dengan logat jawanya.

Tentunya kita juga berharap kepada pihak pemerintah untuk terus menerus memperhatikan nasip para petani kita ini,” andai saja pemerintah bisa memberikan bantuan alat panen mekanis seperti kubota CK70 tentunya akan sangat membantu kami dalam menekan cost panen, dan saya berkeyakinan kelompok tani yang lain akan termotivasi untuk melakukan penanaman jagung yang pada akhirnya akan mensukseskan program dari pemerintah itu sendiri”, sebut Basirun diakhir pembicaraannya.

Saat di konfirmasi, Koordinator BPP Kecamatan Muara Batang gadis, Khairuman mengatakan bahwa budidaya jagung dikecamatan ini sangat menjanjikan,” hanya saja minat masyarakat masih kurang untuk bercocok tanam, makanya kita ambil sampel dulu untuk beberapa kelompok tani saja, dan target kita kedepan   kelompok tani ini akan menjadi contoh dan bisa membimbing kelompok tani yang lainnya untuk menggiatkan budidaya jagung di Kecamatan Muara Batang Gadis ini”, sebutnya.

Khairuman mengakui bahwa kurangnya minat masyarakat dalam budidaya jagung ini disebabkan beberapa faktor, seperti adanya biaya perawatan dan biaya panen  karena itu jika pupuk subsidi mudah didapat mungkin akan mengurangi sedikit biaya  perawatan yang dikeluarkan para petani.(Sapril)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pengurus KUD Pasar Baru Salurkan SHP April 2024

21 Mei 2024 - 22:59

KUD Maju Bersama Bagikan SHU 777 Peserta

10 Mei 2024 - 11:42

Anggota KUD Kuala Tunak Tabuyung Minta Pengurus Transparan Selama Menjabat 2022 – 2023

30 April 2024 - 14:21

Harga Daging di Pasar Sinonoan Tinggi, Repden Madina : Jelang Lebaran 1445 H Kita Tekan

11 Maret 2024 - 16:00

Harga Daging Kerbau dan Lembu Tinggi, Sebagian Pembeli di Pasar Sinonoan Beralih Ke Ayam Potong

11 Maret 2024 - 09:32

1 H Jelang Ramadhan 1445 H, Harga Daging di Kabupaten Madina Kisaran Rp. 170 Ribu Perkilo

11 Maret 2024 - 08:47

Trending di Madina Bisnis