Berita Daerah

Polres Madina, Perhubungan, BNNK Gelar Razia dan Tes Urin Supir Bus, 1 Positip Pakai Narkoba

Madinapos.com – Panyabungan.

Puluhan petugas gabungan dari Kepolisian Polres Mandailing Natal, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Dinas Perhubungan mengelar razia terhadap kelaikan angkutan mudik lebaran dan antisipasi penyalahgunaan narkoba terhadap supir di Terminal Ladang Sari Panyabungan Selasa (28/5) siang.  Satu orang supir dinyatakan positip pakai narkoba dan harus digantikan.

Kasatlantas Polres Madina AKP Herliandri, SH menyampaikan razia ini bertujuan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dan obat -obatan terlarang di kalangan sopir dan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemeriksaan kelaikan angkutan lebaran, “Jadi kepada sopir dihimbau melengkapi surat atmistrasi kendaraan dan patuhi peraturan lalu lintas, hindari kecepatan dan yang terpenting utamakan keselamatan penumpang”, lanjutnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madina Hendra,  AP. MM menyatakan pihaknya akan mengecek seluruh kelayakan operasi kendaraan pengangkut pemudik menjelang lebaran dan arus balik,” pemeriksaan sarana transportasi rutin dilakukan menjelang arus mudik atau balik pada masa libur hari besar keagamaan,” ujarnya kepada wartawan

Lanjut Hendra, pemeriksaan kelengkapan pada surat surat kendaraan dan kelayakan kendaraan seperti  lampu rem, ban dan juga mesin, mencakup bus angkutan umum antar-kota, antar-kecamatan dan dalam operasi ini kita memastikan kelayakan mobil penumpang yang standar, ” karena ini adalah menyangkut keselamatan kita bersama”, ungkapnya.

“Sepanjang operasi ini kita mendapat informasi dari petugas BNN, setelah dilakukan tes urin bahwa satu sopir positif menggunakan narkoba,hal ini kita beritahukan kepada Ketua Organda untuk menggantikan sopir tersebut untuk melanjutkan tujuan perjalanan penumpang”, katanya.

Sebelumnya Plt Kepala BNNK Madina Anisah Nur melalui anggotanya menyampaikan dalam razia yang dipusatkan di Simpang Tiga Terminal Ladang Sari tersebut, petugas  mengambil sampel tes urin sebanyak 20 orang sopir angkutan umum,” hasilnya satu diantaranya positif memakai narkoba,”ujarnya. (Syahren)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts