Pendidikan

Kondisi Bangunan SD Negeri 240 Bandar Panjang Tuo Memprihatinkan,  Begini Pesan Masyarakat !

Madinapos.com – Muarasipongi.

Bermula dari postingan yang fb mengatasnamakan Saddanhilmi Bptuo di Kantin Mandailing Online, yang pada intinya sangat mengharapkan pembangunan gedung sekolah SD Negeri 240 Bandar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi Kabupaten Mandailing Natal. Jurnalis Madina Pos telah melakukan liputan ke sekolah ini Jum’at (3/5) dan melihat kondisi bangunan di wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Utara ini memang cukup memprihatinkan dan sangat berharap segera diperbaiki.

Begini isi pesan yang disampaikan dalam akun Saddanhilmi Bptuo  “kembali saya mengingatkan kepada Bapak Bupati Madina,  Bpk/Ibu Kadis Pendidikan Madina,  Bpk Korwil Muarasipongi, agar tidak menutup mata atas ketertinggalan pemb. sekolah Dasar (SD) kami #SDN240 Bandar Panjang Tuo Kec. Muarasipongi dan begitu juga kami berharap kepada bpk/ibu agar kiranya memanggil Kepsek dan Bendahara Bos SD kami agar segera diproses tentang pengelolaan dana Bos dan Kehadiran Kepsek kami #kepada #bpk/ibu sekalian kami sungguh berharap agar segera ditindaklanjuti”

Berdasarkan temuan Jurnalis Madina Pos, SDN 240 Bandar Panjang Tuo ini memiliki tenaga pengajar berjumlah  12 orang, PNS 2  dan honor TKS 10 dengan jumlah murid SD 81 siswa. Ruangan kelas berjumlah 6 ruangan (1 Kantor dan 5 ruangan belajar), 1 ruangan dibagi 2 untuk anak kelas 2 dan 3, terlihat fisik bangunan sekolah berdinding kayu itu sudah lapuk, lantai semen yang sudah berlobang, asbes jebol dan mobiler lainnya banyak rusak yang mengakibatkan 1 meja belajar dipakai 3 murid dengan kondisi kurang memadai untuk dipakai.

Mukri salah seorang guru honor TKS yang ditemui media ini diruangan kantor sekolah mengakui bangunan sekolah SDNegeri 240 Bandar Panjang Tuo cukup memprihatinkan dan berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan.”, sekolah ini sudah pernah direhap pada tahun 2010 itupun hanya pada atap bangunan saja, sementara asbes dan lantainya tidak dapat diperbaiki karena biaya yang di alokasikan tidak mecukupi”, ungkapnya.

“Bapak bisa lihat, sebelumnya ini lantai semen kini sudah hancur berlobang lobang, dan timbunan tanah merah tampak dengan jelas, sehingga tanah itu menyebar disepanjang lantai seakan lantai ini keramik warna merah, kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan Madina dapat mengalokasikan biaya anggaran renovasi sekolah, agar siswa dapat nyaman belajar seperti siswa disekolah lainnya”, sambung guru TKS tersebut.

Sementara itu Ibu Tina salah seorang wali siswa yang ditemui media ini menyebutkan cukup prihatin dengan kondisi sekolah tersebut, ” tahun ke tahun nggak ada perobahan pembangunan di sekolah itu, ada perbaikan pembangun rehap sekolah hanya pada atap saja tapi itu sudah sangat lama sekitar 9 tahun yang lalu, mohonlah pak disampaikan agar satu-satunya sekolah dasar dilingkungan kami ini segera diperbaiki”, ungkap orang tua murid yang memiliki  anak dua oran bersekolah di SD N 240 Bandar Panjang Tuo ini.

Beberapa murid sekolah yang sempat ditemui menunjukkan keceriaan layak seorang anak seusianya,  tanpa sedikitpun menunjukkan kegundahan mereka dengan kondisi bangunan tempat mereka menimba ilmu yang sedang mengalami kerusakan,  beragam cita-cita mereka yang disampaikan kepada media ini,  ada yang mau jadi Polisi, Tentara bahkan pemain sepak bola, anak-anak yang polos dan lugu ini juga mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional seraya lebih lanjut menitipkan salam kepada Bapak Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution.

Ketika dikonfirmasi,  Kadis Pendidikan Madina Jamila, SH melalui Kasi Sarana Prasarana Abdi Putra Negara Pulungan,  SH. MH mengakui kondisi tersebut, ” bangunan sekolah SD N 240 Bandar Panjang Tuo ditahun 2019 ini sudah kita prioritaskan untuk perbaikan”, ungkapnya singkat. (Syahren)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts