Bisnis dan Ekonomi

Ansuransi Allianz Padangsidimpuan Serahkan Klaim Rp. 200 Juta Pertanggungan Meninggal Dunia

Madinapos.com – Padangsidimpuan.

Asuransi Allianz Kota Padangsidimpuan serahkan uang tunai klaim pertanggungan meninggal dunia sebesar Rp 200 juta kepada keluarga nasabah yang ditinggalkan. Dimana nasabah Muda Azhar Lubis( Alm) meninggal dunia pada bulan Desember 2018 yang lalu.

Dan Muda Azhar Lubis ini semasa hidupnya setiap bulan membayar premi sebesar Rp 750 ribu/bulan selama 5 tahun. Pihak Allianz Kota Padangsidimpuan menyerahkan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat yang diterima langsung oleh istri Almahrum yaitu Heti Herawati didampingi puterinya yaitu Siti di Kantor Allianz Kota Padangsidimpuan, Jumat(1/3/2019).

Selain uang tunai klaim pertanggungan meninggal dunia sebesar Rp 200 juta, mereka juga mendapatkan uang nilai investasi milik  sebesar Rp.13.810.370 milik Muda Azhar Lubis(Alm). Jadi total yang mereka terima secara keseluruhan sebesar Rp 213.810.370.

Asrul Sani Lubis pihak Allianz Kota Padangsidimpuan mengatakan
tidak ada seorangpun yang menginginkan terjadinya musibah atau resiko dalam kehidupan. “Namun, apabila ada pilihan, mana yang kita pilih mewariskan uang tunai yang besar atau mewariskan hutang. Inilah kalimat yang saya ceritakan kepada belia (Muda Azhar Lubis) semasa hidupnya, sewaktu saya mengajaknya untuk bergabung di Asuransi Allianz”, ujarnya.

Untuk wilayah Kota Padangsidimpuan sendiri baru kali ini diungkapkan Asrul Sani Lubis perdana pihak Allianz menyerahkan uang tunai klaim.

Ia berpendapat Asuransi adalah keajaiban dunia ke-9, dimana uang kecil ditukar dengan uang besar. Karena saking mengherankannya menurutnya, maka banyak orang yang merasa takut apabila didekati oleh agen asuransi. “Katanya asuransi penipu”ujarnya.

“Kalau asuransi penipu, mengapa pemerintah mendukung gerakan mari berasuransi di negara Indonesia”, tambahnya.

Ia mengatakan resiko SKCMT (Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal, Tua) tidak ada seorangpun yang dapat menghindari, nasabah mengalami resiko meninggal dunia. “Memiliki penghasilan besar dan memiliki aset besar juga harus diimbangi dengan memiliki proteksi besar, sehingga saat terjadi resiko SKCMT maka tidak akan berimbas langsung ke tabungan maupun aset”,jelasnya.

Sementara itu Heti Herawati sangat berterimakasih kepada pihak Allianz Kota Padangsidimpuan yang telah menyerahkan kepada mereka uang tunai klaim pertanggungan meninggal dunia. Dan ia mengatakan uang tunai tersebut akan diperuntukkan untuk biaya kuliah anaknya.

“Terimakasih kepada pihak Allianz Kota Padangsidimpuan yang telah memudahkan kami dalam proses pencairan uang klaim meninggal ini. Insya Allah dalam waktu dekat kami juga akan ikut Allianz”ujarnya. (R.Idham).

loading...

Komentar Facebook

Related Posts