Desa Kita

Dua Hari Terombang Ambing Dilautan, Nelayan Tradisional Desa Tabuyung Ini Ditemukan Selamat

Madinapos.com – Muara Batang Gadis.

Nelayan tradisional asal Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal bernama Bambang sudah dua hari satu malam tidak pulang ketepian, warga nelayan lainnya yang cemas terus mencari dan berhasil menemukannya Jumat (14/12) sore bergeser dari Tabuyung dan berada 12.5 mil dari garis pantai desa Bintuas atau dua jam perjalanan terbawa arus laut.

Saat dikonfirmasi media ini, Bambang bercerita bahwa dirinya berangkat melaut selepas subuh dengan perahu kecil bermesin robin, ” beginilah bang,  saya berangkat pagi hari kamis,  namun diperjalanan siang itu mesin perahu mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki,  saya mencoba mencari pertolongan dengan mengibaskan kain namun jarak sangat terlalu jauh”, ujarnya.

“Karena angin dan arus cukup deras,  saya jatuhkan jangkar dan berharap bisa memperlambat hanyutnya perahu dan terus mengibaskan kain yang saya ikat dengan kayu namun sayang hingga malam tak ada yang mendekat”, ujar pria yang sudah beristri ini.

Dilanjutkannya, ” Semalaman saya menyalakan obor diperahu dan berharap ada yang melihat sementara perahu terus terseret arus laut,  sementara untuk makan saya hanya mencoba menghematkan perbekalan yang ada dan saya tidak tidur semalaman”, katanya.

“Pada hari Jumat pagi hingga siang saya perhatikan laut sangat sepi dan saya hanyut semakin jauh dari tepian pantai Desa Tabuyung,  saya hanya bisa berdo’a pada Tuhan, saya juga tahu hari Jum’at memang nelayan tidak ada yang melaut namun saya yakin sahabat dan keluarga pasti akan mencari saya,  sementara saya terus mengkibaskan kain dan berharap tetap ada yang melihat”, lanjutnya.

Menurut nelayan tersebut, baru terlihat ada yang mendekat dihari Jumat sore itu, ” dan alhamdulillah ada kapal nelayan yang mendekat dan ternyata itu sahabat dan keluarga saya nelayan Desa Tabuyung,  saya sampaikan terimakasih kasih karena telah menemukan saya”, ungkapnya menutup cerita ini.

Sementara itu, beberapa keluarga yang datang berkunjung kerumah Bambang terharu dan melempar dengan sedikit butiran beras kearah kepala dan badan dengan mengucapkan ‘semangat dan balikkan semangatnya’ terus bersalaman dan berbagi cerita. (Sapril)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts