Berita Daerah

Soal Harimau, Warga Dengar 5 Kali Suara Auman dan Temukan Jejak

Madinapos.com – Tambangan

Penampangan harimau yang terjadi belakangan ini dibeberapa lokasi Kecamatan Tambangan sepertinya mulai menimbulkan keresahan warga. Sebelumnya wilayah Rura Aek Mais, Seberang Batang Gadis kali ini penemuan jejak yang diduga kuat seekor Harimau cukup meresahkan warga Desa Pastap dan Desa Muara Mais Jambur Wilayah Rura Aek Mais Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal Sumatera Utara.

Awalnya, Dua  warga Muara Mais Jambur (Nasaruddin dan Agus) dan dua warga Pastap (Bunjel dan Coki ) pada Selasa (20/03) sekira Pukul 08.00 Wib ada mendengar suara auman sebanyak 5 kali, diduga kuat auman seekor harimau di wilayah Siapi Api yang berbatasan langsung dengan Tor Singengu Kecamatan Kotanopan, Madina.

Pengakuan Nasaruddin, ketika mereka berempat hendak pergi ke kebun dari jarak 50 M mereka mendengar Suara, mereka menduga itu suara Harimau. Seketika mereka langsung bersembunyi di sebuah gubuk yang berada di kebun, satu jam mereka bersembunyi tapi masih terus mendengar suara auman sebanyak 5 kali. Akhirnya mereka putuskan kembali ke desa dan menginformasikannya kepada Kepala Desa Muara Mais Jambur.

Desa Pastap padi hari yang sama, sekitar pukul 10.00 Wib beberapa pemuda yang kebetulan hendak berburu Babi Hutan di wilayah Hutan Padangan melihat beberapa jejak  mencurigakan dan sekitar jejak yang di duga Harimau mereka juga menemukan Seekor Kera yang sudah Mati dan tanpa kepala serta beberapa potongan tubuh Kera yang berserakan.

Desa Muara Mais Jambur, sekitar pukul 11.00 Wib, Selasa (20/3) beberapa warga kembali menemukan Jejak dan beberapa kali Suara Auman yang diduga Harimau di wilayah Kebun Tor Simangkuk. H. Ashar, M. Rizal, Ikhsan dan Istri serta Asmuni yang pada saat itu sedang berada di kebun mendengar sampai 5 kali suara  Auman, seketika mereka langsung kembali ke desa dan melaporkannya kepada Kepala Desa.

Camat Tambangan Drs. Partahian Pohan ketika di konfirmasi membenarkan bahwa pada pukul 16.00 wib, Selasa (20/3) angsung pergi menuju Desa Muara Mais Jambur dan berkomunikasi dengan Pemerintahan Desa dan Masyarakat, Tambangan.

Selanjutnya, hari ini Rabu (21/03) Staf Kecamatan Tambangan, Manaf dari TNBG, Kapolsek Kotanopan AKP Indra Sakti Siregar, Pj. Kepala Desa Pastap Zainal Siregar, Kepala Desa Muara Mais Jambur Saddat, BPD dan masyarakat langsung menuju lokasi ditemukannya jejak yang diduga Harimau di Desa Pastap. Setelah itu tim menyisir wilayah kebun yang menjadi lokasi ditemukannya jejak dan sisa Potongan Kera yang diduga telah di mangsa Harimau.

Manaf menjelaskan, “setelah dilakukan penelitian dan analisa oleh pihak TNBG, bahwa jejak yang ditemukan bukanlah Jejak Harimau tetapi  masih akan dilakukan penelitian lebih lanjut, begitu juga bangkai Kera yang di duga menjadi Mangsa Harimau, masih akan diteliti lebih lanjut” ungkapnya, Tambangan, Rabu (21/3).

Manaf menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati hati, tetap tenang dan kembali beraktifitas sebagaimana biasanya. “ selanjutnya kami harap untuk informasi selanjutnya tentang keberadaan yang dimungkinkan Harimau agar secepatnya  menginformasikan kepada kami, dan terkait pemasangan Kamera Trap nantinya akan kita pasang kalau ciri dan tanda sudah dapat kita pastikan”. Ujar Manaf.

Beberapa kepala Desa wilayah Rura Aek Mais menyatakan bahwa masih akan tetap menunggu hasil dari TNBG. Mereka juga sepakat bahwa jika kedepan tidak ada reaksi yang kongkrit dari pihat terkait masyarakat tentunya akan mengambil langkah langkah preventif dan tentunya tetap berkordinasi dengan Muspika. ( R 12 )

loading...

Komentar Facebook

Related Posts