Menu

Mode Gelap

Politik

KPU Sumut Undang 12 Partai, Jelaskan Batasan Dana Kampanye & Alat Peraga Paslon


					KPU Sumut Undang 12 Partai, Jelaskan Batasan Dana Kampanye & Alat Peraga Paslon Perbesar

Madinapos.com- Medan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) gelar Rapat Koordinasi Pembatasan Dana Kampanye Pasangan Calon Pada Pilgubsu dan Pilkada Serentak Tahun 2018. Dengan mengundang dua belas partai politik (Parpol) yang ada di Sumut untuk membahas batasan dana kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018. di Aula KPU Sumut, Jumat (09/2).

Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea menyampaikan kedua belas partai yang diundang adalah Gerindra, PPP, Garuda, Golkar, PKB, PKPI, Demokrat, PKS, PAN, Demokrat, PDIP, dan Nasdem. Rakor ini dihadiri oleh Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, dan anggota KPU bidang hubungan partisipasi masyarakat Yulhasni, bagian data Nazir Salim Manik, bagian teknis Benget Manahan Silitonga, dan bagian hukum Iskandar Zulkarnain. Sedangkan materi pembatasan dana kampanye disampaikan oleh Komisioner KPU Iskandar Zulkarnain dan materi bahan kampanye dan alat peraga kampanye dibawakan oleh Komisioner KPU Yulhasni.

Dalam paparannya, Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa setiap pasangan calon boleh menerima sumbangan kampanye dari perseorangan , parpol kelompok maupun dari badan hukum, seperti perusahaan. Kata Iskandar ” jumlah sumbangan maksimal yang berasal dari perseorangan sebanyak Rp 75 juta, parpol Rp 750 juta, kelompok Rp 750 juta, dan badan hukum swasta sebesar Rp 750 juta” tuturnya.

Dijelaskan, setiap pasangan calon (Paslon) harus melaporkan sirkulasi sumbangan dan pengeluaran dana untuk berkampanye selama masa kampanye paling lambat pada tanggal 24 Juni 2017. Laporan yang diserahkan oleh Paslon kepada KPU tiga hari menjelangkan dilaksanakannya pemungutan suara akan diuadit oleh akuntan publik yang ditunjuk oleh KPU. “Jika tidak menyerahkan, KPU berhak membatalkan Paslon sebagai calon,” tambah Iskandar.

Ditambahkan oleh Yulhasni, bahan kampanye dan alat peraga kampanye (APK) yang disediakan oleh KPU untuk setiap Paslon tidak akan langsung dibagikan setelah penetapan Paslon pada tanggal 12 Februari 2018 nanti. Bahan kampanye dan APK akan dibagikan beberapa minggu setelah ditetapkannya Paslon. Menurut Yulhasi KPU membutuhkan waktu untuk mencetak bahan kampanye dan APK sebab pengadaannya dalam jumlah yang banyak. “Bahan Kampanye dan APK haruslah diserahkan oleh tim penghubung Bakal Paslon sebelum ditetapkannya Paslon,” ujar Yulhasni . (R-alqaf)

 

Facebook Comments Box
loading...
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Ucapkan Belasungkawa, Kapolsek Batang Natal Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Alm. Arhan

23 Januari 2022 - 14:40

Sukheri Berharap Muscab PKB Madina Lahirkan Putusan Cerdas

19 Januari 2022 - 17:48

Muharuddin Umpan Serap Aspirasi Warga Kubangan Tompek Batahan

21 Desember 2021 - 19:21

Zubaidah Nasution Reses Di Hutabargot Lombang

20 Desember 2021 - 19:13

Partai Nasdem Palas Adakan Rapat Konsolidasi dan Feripikasi Internal

29 November 2021 - 07:36

Ketua DPW PAN Sumut : Tangan Dingin Sahrun Hasibuan Bawa Partai PAN Raih 4 Kursi di DPRD Palas

19 November 2021 - 08:47

Trending di Politik