Desa Kita

Kurang Harmonis, Hubungan Kades-BPD Desa Setia Karya, Natal, Madina

Madinapos.com. Natal-Madina. Warga mengeluhkan kurang harmonisnya hubungan Kepala Desa dan BPD Setia Karya, Kecamatan Natal, Madina. Busran Pranata salah seorang warga menyampaikan kurang harmonisnya hubungan antara Kades dan BPD berdampak kurang baik bagi warganya ” kita mengharapkan fasilitasi pihak ketiga untuk merukunkannya kembali” ujarnya  di Desa Setia Karya-Natal Madina, Rabu (31/1)

Adnasyah, Ketua BPD Desa Setia Karya yang ketika dikonfirmasi disebuah warung menyatakan, Ia mengakui sudah lama hubungan antara dirinya dengan Kades kurang harmonis ” saya mengakuinya, saya minta maaf ke warga” ujarnya. Adnansyah menjelaskan hubungannya dengan Kades kurang harmonis dikarenakan fungsinya sebagai Ketua BPD memang harus mengawasi, ikut menyusun progran dan bahkan mengkritisi kebijakan Kades jika itu dianggap tidak patut, ” saya menduga fungsi kritis saya sebagai BPD dianggap membenci, sungguh tidak sama sekali” sambungnya.

Adnansyah menyampaikan, suatu waktu pernah bapak Camat memanggil mereka ke kantor Kecamatan dengan tujuan mengurai masalah dan mendamaikan, tetapi Kades dihadapan Camat dan beberapa pihak yang hadir malah menggertak ” jika bukan karena ada hubungan Kades dan BPD, berkelahipun saya mau” sambil meniru ucapan Kades kala itu, semua yang hadir terkejut dan pertemuan bubar.

Sebenarnya dihadapan Pak Camat kami sebagai anggota BPD hanya minta transfaransi anggaran dana desa atau keterlibatan musyawarah desa untuk penyusunan APBDes tapi itu tak pernah dilakukan ” jangankan diundang, copy an APBDes itu saja kami tidak pernah diberikan” tuturnya.

Sebagai Ketua BPD, tentunya sangat khawatir jika pekerjaan yang didanai melalui APBDes ini suatu hari akan di Periksa Kejaksaan atau Kepolisian karena bermasalah ” karena sudah tak bisa diingatkan lagi, maka saya pilih diam saja” pungkasnya.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya meminta agar persoalan ini segera diselesaikan,” jika memang harus diadukan kepenegak hukum, silahkan saja”  mengakhiri pembicaraan. (marzuki)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts