Hukum

Masyarakat Desa Batu Sondat Demo PTPN4, Klaim Afdeling I Kebun Timur Areal Plasma

Madinapos.com – Batahan.

Masyarakat Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal melakukan aksi unjuk rasa (demo) Jumat (7/8/20) dan sekaligus klaim areal Afdeling I PTPN4 Kebun Timur sebagai pengganti kekurangan lahan plasma masyarakat untuk Desa Batu Sondat.

Ketua Kelompok Tani Plasma Batu Sondat Mahyarni dalam orasinya membacakan tuntutan mereka, jika tuntutan tersebut tidak di kabulkan maka dalam waktu 1 x 12 jam seluruh aktivitas dari dan ke PTPN4 melalui Desa Batu Sondat akan ditutup,” kami tidak membenarkan mobilisasi transportasi apapun bentuknya dari atau ke PTPN4 sebelum 5 tuntutan kami dikabulkan kecuali membawa mayat dan orang sakit”, ungkapnya.

Sementara itu Ketua KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Najamuddin dihubungi media ini membenarkan bahwa ada demo yang dilakukan oleh Kelompok Tani Plasma Batu Sondat, di kantor plasma dan di Afdeling 1 Kebun Timur,” bahkan kami di undang untuk Acara tersebut namun kami tidak merekomendasikanya”, kata Ketua KUD Setia Abadi.

Ketika ditanya media ini apakah tuntutan Kelompok Tani Plasma Batu Sondat, Pérsis sama dengan permasalahan KUD Setia Abadi,” ya benar mereka juga menyuarakan permasalahan kami, karena mereka memang anggota KUD Setia Abadi, jadi wajar  mereka  menuntut  haknya  yang sekian lama di kebiri, serta lahan plasma yang di proyeksi menjadi inti”, jelas Najamuddin.

“Disamping itu areal plasma yang terealisasi seluas 214,42.Ha ini hanya dikertas, dan yang layak hanyalah 136.Ha,  sisanya sebanyak 78, 42.Ha, tidak di kelola dengan baik oleh Manajemen plasma dan akhirnya di ambil oleh pihak lain”, tambah Ketua Kud Setia Abadi ini.

Menurut Nazamuddin, persoalan bertambah disaat harga TBS dari kebun Plasma KUD Setia Abadi  berpatokan dengan harga mereka yang dibuat oleh PTPN4 sendiri, semestinya harga TBS kebun plasma harus berdasarkan harga yang di keluarkan oleh Dirjend Bun / Dinas Perkebunan.

Najamuddin juga mengukapkan bahwa secara kelembagaan KUD Setia Abadi  diberitahu perihal demo yang di lakukan oleh kelompok tani ini, namun tidak ada rekomendasi lembaga begitu juga pemerintah desa, namun secara pribadi beserta petani plasma sangat mendukung gerakan ini karena murni inisiatif anggota plasma serta tujuannya untuk kebaikan Petani plasma.

“Saya berharap agar pihak PTPN4 / Direksi benar benar serius menyelesaikan masalah ini mengingat adanya rencana dari masyarakat untuk menghentikan aktivitas keluar dan masuk dari dan ke PTPN4 tentu saja akan sangat merugikan semua pihak”, kata Najamuddin. (Topen).

loading...

Komentar Facebook

Related Posts