Berita Daerah

Jalur Pantai Barat Singkuang – Natal Bisa Dilalui, Truk Tonase 10 Ton Keatas Jalur Alternatif

Madinapos.com – Natal.

Pasca Banjir yang melanda kawasan Pantai Barat Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal dan menghanyutkan 3 buah gorong-gorong dan merusak 1 buah jembatan, akhirnya hari ini Sabtu (25/7) pukul 14.55 wib sore seluruh pekerjaan dinyatakan selesai dan Jalur Lintas Pantai Barat Singkuang – Natal telah bisa dilalui. Namun khusus truk dengan tonase 10 ton keatas disarankan menggunakan jalur alternatif.

Hal itu dikatakan Fauzan Lubis, PPK 3.4 Satker PJN Wilayah 3 Sumatera Utara saat diwawancarai media ini (pakai jaket hitam) di Desa Sikara-kara saat memantau perbaikan jembatan yang sempat pondasi bergeser akibat terjangan arus air dan hampir merubuhkan jembatan tersebut,” kita anggap jembatan ini di KM 236 dari Sibolga sudah selesai dan dapat dilalui kenderaan roda 4, namun untuk truk dengan tonase 10 ton keatas kami sarankan untuk menggunakan jalur alternatif Sikara-kara atau Sasaran”, ungkapnya.

“Kalau untuk arus logistik saya sampaikan sudah bisa, satu jam kedepan setidaknya sudah bisa dilalui dan tentunya kenderaan dengan ukuran tertentu”, tambahnya.

Fauzan juga mengatakan untuk beberapa jembatan kecil atau gorong-gorong yang sempat diperbaiki selama dua hari ini untuk sementara waktu masih menggunakan jembatan bantu yang terbuat dari pohon kelapa”, untuk sementara masih kita buat dengan menggunakan batang pohon kelapa, namun juga sudah bisa dilalui”, tutupnya.

Pantauan awak media ini, pekerjaan perbaikan jembatan Sikara-kara pengerjaannya dipantau langsung aparat Kepolisian Pemkab Madina serta sejumlah tokoh masyarakat yang berharap sejak semula ini cepat selesai.(Sapril)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts