Berita Daerah

Blusukan di Pasar Panyabungan, Bupati Madina Sosialisasikan Tahapan New Normal

Madinapos.com – Panyabungan.

Pada masa fase transisi usai Pademi Covid-19 atau kondisi yang disebut New Normal, Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal tetap meminta kepada masyarakat untuk tetap taat pada protokol kesehatan. Pada Pagi Kamis (11/6) tadi, Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution terlihat blusukan ke Pasar Panyabungan, sekaligus berdiskusi dengan masyarakat pasca penerapan social distancing dan perencanaan peningkatan perekonomian warga pedagang setelah kondisi wabah ini benar – benar hilang dan normal kembali.

Sambil sesekali bertegur sapa dengan para pedagang dan pembeli, Dahlan mengatakan kepada warga untuk bersabar dahulu dengan kondisi ini, karena walaupun telah memasuki fase New Normal para pedagang dan pembeli di Pasar Panyabungan ini harus tetap mengenakan masker,” inang, jangan lupa selalu pakai masker karena fase new normal ini masih tahap transisi, maka selalu jaga kesehatan yah”, sambil mengenakan sebuah masker kapada seorang ibu dengan gaya bercanda.

“Setelah kembali kerumah jangan lupa langsung cuci tangan atau membersihkan diri, kemudian sangat penting untuk selalu menerapkan pola hidup sehat yang dimulai pada diri sendiri dan keluarga”, lanjutnya kepada kerumunan warga yang menyambut kedatangan tiba-tiba Dahlan ini.

Kepada semua pihak Dahlan Hasan Nasution mengharapkan agar dapat berperan menjadi pelopor kesehatan di masyarakat,” ingat tetap patuhi protokol kesehatan yaitu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Handsanitizer, selalu Jaga Jarak dan kontrol suhu tubuh, dan jika terasa demam segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat, karena berusaha menjaga diri kita berarti juga berusaha menjaga kesehatan seluruh keluarga”, sebutnya yang disambut anggukan masyarakat.

Kepada media ini, Dahlan mengatakan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya pasca pandemi Covid-19 ini mereda,” ini fase new normal, fase transisi dan yang pertama sekali ingin saya lakukan adalah bertemu dengan masyarakat, mendegar keluh kesah selama penerapan pembatasan sosial dan mencoba menemukan cara efektif untuk kembali memulihkan tingkat perekonomian warga secara cepat”, tutupnya sambil berswafhoto dengan masyarakat. (Syahren)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts