Desa Kita

Desa Muara Pertemuan Bangun Jembatan Titi Gantung, Sumber ADD Tahun 2017

MadinaPos-Batahan

Desa Muara Pertemuan Kecamatan Batahan bangun Titi Gantung / Jembatan Penyeberangan  sarana menuju kawasan pertanian dengan Anggaran Dana Desa Tahun 2017.

Bapak Dahrul Sikumbang salah seorang Tokoh setempat mengatakan “sudah sejak lama kami mengharapkan pembangunan Titi Gantung ini mulai sejak keluarnya PNPM hingga keluarnya Alokasi Dana Desa (ADD) tahap ke-3 baru terealisasi ” katanya di Desa Muara Pertemuan, Mandailing Natal Sumatera Utara, Kamis (8/3).

Menurut Bapak Dahrul Sikumbang “lebih dari 100.Ha kebun kelapa sawit masyarakat Desa Muara Pertemuan berada diseberang sungai dan selama ini hasil kelapa sawit di angkut melalui kapal via sungai Batang Bangko dan di bongkar di pinggir sungai setelah itu baru di muat lagi ke Truk Toke” ungkapnya

“tahun sebelumnya terkesan kurang menyentuh dan kurang perencanaan sama sekali tetapi semua ini terobati dengan pembangunan titi gantung ini, untuk sekarang saya melihat keseriusan semua pihak dalam penggunaan dana desa ini terutama Pemerintahan desa, semoga tetap komitmen untuk berikutnya “kata seorang tokoh muda setempat kepada Madina Pos yang enggan disebut namanya.

Kiki seorang Anggota PPS Desa Muara Pertemuan mengatakan bahwa pembangunan titi gantung ini sangat bermanfaat kepada Masyarakat Desa Muara Pertemuan khususnya petani kelapa sawit yang memiliki kebun diseberang, menurut Kiki “sebelumnya petani kelapa sawit mengeluarkan Rp.300 s/d Rp.350 / Kg untuk biaya pengangkutan mulai dari biaya gotong dari kebun ke pinggir sungai, biaya angkut buah via kapal dan biaya bongkar dari kapal ke pinggir jalan, itu bisa lebih jika kebun kelapa sawitnya ada di pinggir paling jauh, namun dengan adanya titi gantung ini pengangkutan buah hanya satu kali dengan harga Rp.100/Kg artinya petani bisa berhemat Rp.200/per Kg” kata Kiki kepada Madina Pos.

Kepala Desa Muara Pertemuan Bapak Abdi ketika dimintai pendapatnya tentang jumlah tonase buah sawit petani melewati titi gantung ini ” dulu ada 150 Ton setiap bulanya itu sewaktu masih menggunakan pengangkutan kapal, tetapi setelah adanya pembangunan titi gantung ini saya belum pernah menayakan berapa jumlah panen kelapa sawit kepada toke” ungkapnya.

“harapan saya sebagai Kepala Desa agar masyarakat dapat memanfaatkan pembangunan titi gantung ini dan himbauan saya jangan lupa bayar pajak dan keluarkan zakatnya”. kata Kades (s.topen)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts